Home News Wanita di Texas Meninggal Akibat ‘Amuba Pemakan Otak’, Ini Gejalanya
News

Wanita di Texas Meninggal Akibat ‘Amuba Pemakan Otak’, Ini Gejalanya

Wanita berusia 71 tahun yang sebelumnya sehat ini mengalami gejala neurologis parah, termasuk demam, sakit kepala, dan perubahan status mental

Share
Naegleria fowleri
Naegleria fowleri atau bakteri pemakan otak
Share

MEDICGUARD.ID, 11 Juni 2025 – Seorang wanita di Texas meninggal dunia akibat infeksi fatal yang disebabkan oleh amuba pemakan otak. Kematian tragis ini terjadi hanya delapan hari setelah gejala awal muncul, dan diduga kuat terkait dengan praktik membersihkan sinus menggunakan air keran.

Menurut laporan kasus dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, wanita berusia 71 tahun yang sebelumnya sehat ini mengalami gejala neurologis parah, termasuk demam, sakit kepala, dan perubahan status mental. Gejala tersebut muncul empat hari setelah ia menggunakan alat irigasi hidung yang diisi dengan air keran dari sistem air RV-nya di sebuah area perkemahan di Texas.

Ia didiagnosis menderita meningoensefalitis amuba primer, yaitu infeksi otak yang disebabkan oleh bakteri Naegleria fowleri, yang dikenal luas sebagai “amuba pemakan otak.” Meskipun telah menerima perawatan, wanita tersebut mengalami kejang dan akhirnya meninggal dunia delapan hari setelah gejala pertamanya.

CDC menjelaskan bahwa infeksi Naegleria fowleri umumnya terjadi setelah aktivitas di air tawar seperti berenang. Namun, agensi tersebut juga menekankan bahwa membersihkan sinus dengan air yang tidak disuling atau disterilkan merupakan faktor risiko yang signifikan untuk meningoensefalitis amuba primer.

Investigasi yang dilakukan oleh CDC mengungkapkan bahwa korban tidak memiliki riwayat paparan air tawar baru-baru ini. Namun, ia diketahui telah melakukan irigasi hidung beberapa kali menggunakan air yang tidak direbus dari keran air minum RV-nya sebelum jatuh sakit.

Hasil penyelidikan menemukan bahwa tangki air minum RV telah diisi sebelum wanita tersebut membeli kendaraan itu tiga bulan sebelumnya, sehingga ada kemungkinan air di dalamnya sudah terkontaminasi. Selain itu, investigasi juga menyimpulkan bahwa sistem air kota yang terhubung langsung ke sistem air minum RV, yang melewati tangki, bisa saja menjadi penyebab kontaminasi.

Menyikapi insiden ini, CDC menekankan pentingnya menggunakan air suling, air steril, atau air keran yang sudah direbus dan didinginkan saat melakukan irigasi hidung. Langkah pencegahan ini sangat krusial untuk mengurangi risiko infeksi dan penyakit serius. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Seorang anak yang stres terlalu banyak belajar
Healthy MindMentalNews

Mengenal Academic Burnout yang Bisa Menyerang Anak-anak

MEDICGUARD.ID – Aktivitas sekolah yang padat serta banyaknya tugas-tugas harian ternyata juga...

Fitur baru Instagram untuk lindungi dari risiko kesehatan mental
MentalNews

Instagram Luncurkan Fitur Keamanan Baru untuk Lindungi Remaja dari Risiko Kesehatan Mental

MEDICGUARD.ID – Meta (perusahaan induk Instagram) mengumumkan fitur keamanan baru yang bertujuan...

Sad Kids
HeadlineMentalNews

Kenali Tanda dan Ciri Umum Remaja yang Menjadi Korban Bullying

MEDICGUARD.ID – Korban perundungan atau bullying kerap kali menunjukkan perubahan perilaku. Namun...

Anak-anak remaja di dalam kelas
HeadlineHealthy MindMentalNews

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Remaja

MEDICGUARD.ID – Masa remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju ke fase...