Home News Picu Kekhawatiran Global, Varian Baru Covid 19 Menyebar Cepat di 22 Negara
News

Picu Kekhawatiran Global, Varian Baru Covid 19 Menyebar Cepat di 22 Negara

Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19 lebih lanjut

Share
Virus Corona
Virus Corona
Share

MEDICGUARD.ID, 11 JUNI 2025 – Varian baru COVID-19 dilaporkan telah menyebar dengan cepat di 22 negara, memicu kekhawatiran global. Pemerintah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19 lebih lanjut.

Varian Nimbus: Pantauan Terbaru WHO

Salah satu varian terbaru COVID-19 yang sedang beredar saat ini adalah varian Nimbus. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkannya ke dalam daftar varian yang dalam pemantauan (Varians Under Monitoring/VUM) setelah evaluasi risiko awal pada 23 Mei 2025. Varian ini secara resmi diberi nama NB.1.8.1.

Sampel paling awal dari varian ini tercatat pada 22 Januari 2025. Hingga 18 Mei 2025, sebanyak 518 sekuens varian Nimbus dari 22 negara telah dikirimkan ke GISAID, yang mewakili 10,7% dari total sekuens global hingga minggu ke-17 tahun 2025.

Meskipun angka awal yang dilaporkan WHO masih rendah, terjadi peningkatan signifikan dalam prevalensinya, yaitu dari 2,5% empat minggu sebelumnya. WHO juga mencatat adanya peningkatan kasus dan angka rawat inap di rumah sakit pada negara-negara dengan penyebaran varian Nimbus NB.1.8.1 yang luas.

Gejala Varian Nimbus dan Rekomendasi Kesehatan

Data yang ada saat ini tidak menunjukkan bahwa varian Nimbus memicu gejala baru yang lebih parah. Namun, Dr. Nafid Asif, seorang praktisi kesehatan di London, mengidentifikasi gejala khas varian Nimbus, yaitu sakit tenggorokan parah yang terasa seperti ditusuk di bagian belakang tenggorokan saat menelan.

Varian Nimbus sendiri pada dasarnya masih merupakan subvarian dari Omicron, varian COVID-19 yang dikenal memiliki gejala yang relatif ringan. Gejala umum lainnya masih serupa, meliputi kelelahan, batuk ringan, demam, nyeri otot, dan hidung tersumbat.

Penggunaan vaksin COVID-19 yang telah diperbarui diharapkan dapat memberikan perlindungan dari penyakit parah dan mengurangi risiko penularan. Selain itu, masyarakat juga sangat disarankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjaga jarak fisik. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Seorang anak yang stres terlalu banyak belajar
Healthy MindMentalNews

Mengenal Academic Burnout yang Bisa Menyerang Anak-anak

MEDICGUARD.ID – Aktivitas sekolah yang padat serta banyaknya tugas-tugas harian ternyata juga...

Fitur baru Instagram untuk lindungi dari risiko kesehatan mental
MentalNews

Instagram Luncurkan Fitur Keamanan Baru untuk Lindungi Remaja dari Risiko Kesehatan Mental

MEDICGUARD.ID – Meta (perusahaan induk Instagram) mengumumkan fitur keamanan baru yang bertujuan...

Sad Kids
HeadlineMentalNews

Kenali Tanda dan Ciri Umum Remaja yang Menjadi Korban Bullying

MEDICGUARD.ID – Korban perundungan atau bullying kerap kali menunjukkan perubahan perilaku. Namun...

Anak-anak remaja di dalam kelas
HeadlineHealthy MindMentalNews

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Bagi Remaja

MEDICGUARD.ID – Masa remaja merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju ke fase...