MEDICGUARD.ID – Olahraga teratur dapat membantu menurunkan kolesterol, khususnya kolesterol ‘jahat’ atau LDL, dan meningkatkan kolesterol ‘baik’ atau HDL.
American Heart Association merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi per minggu.
Kolesterol sebenarnya membantu tubuh membangun sel, membuat vitamin dan hormon, serta mencerna makanan berlemak.
Namun, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi berbahaya dan meningkatkan risiko masalah kesehatan serius seperti serangan jantung dan stroke.
Ada dua jenis utama kolesterol, yakni LDL ( kolesterol jahat) dan HDL ( kolesterol baik).
Bila orang berbicara tentang menurunkan kadar kolesterol, hal itu merujuk pada kolesterol jahat atau LDL yang berbahaya dan meningkatkan risiko buruk bagi tubuh.
Kadar kolesterol normal bervariasi tergantung jenis kolesterolnya.
Secara umum, kadar kolesterol total yang sehat adalah di bawah 200 mg/dL, dengan ambang batas tinggi antara 200-239 mg/dL, dan tinggi jika di atas 240 mg/dL.
Kolesterol baik (HDL) sebaiknya di atas 40 mg/dL, sedangkan kolesterol jahat (LDL) sebaiknya di bawah 100 mg/dL.
Kadar trigliserida yang baik adalah di bawah 150 mg/dL.
Olahraga Efektif
Dirangkum dari Medical News, jenis olahraga diyakini efektif menurunkan kadar kolesterol jahat meliputi:
- Jalan cepat: Memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan kolesterol LDL.
- Lari: Dapat mengurangi kolesterol LDL dan terkait dengan risiko kematian akibat masalah kardiovaskular yang lebih rendah.
- Bersepeda: Cara yang efektif untuk menurunkan kadar kolesterol LDL.
- Latihan ketahanan: Dapat membantu meningkatkan kolesterol total dan mungkin mengurangi kolesterol LDL, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.Contohnya termasuk angkat beban, push-up, atau menggunakan resistance band.
- Aktivitas lain: Berenang, yoga, Pilates, jogging, jumping jacks, naik turun tangga, menari, dan olahraga tim juga bermanfaat.
Dibutuhkan beberapa minggu atau bulan agar olahraga dapat menurunkan kolesterol secara signifikan.
Melacak detak jantung selama berolahraga dapat membantu mencapai tujuan kebugaran.
Selain olahraga, perubahan gaya hidup lain seperti mengonsumsi makanan sehat jantung, mengurangi lemak jenuh dan trans, mengurangi konsumsi alkohol, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, mengurangi stres, dan mendapatkan tidur berkualitas juga dapat membantu menurunkan kolesterol LDL. (*)
Leave a comment