Home Wellness Nutrisi Risiko Kesehatan Makan Nasi dan Mi Sekaligus yang Wajib Anda Tahu
Nutrisi

Risiko Kesehatan Makan Nasi dan Mi Sekaligus yang Wajib Anda Tahu

Apakah Anda sering makan nasi dan mi bersamaan? Cari tahu bahaya tersembunyi dari kebiasaan ini, mulai dari risiko diabetes hingga obesitas, menurut ahli gizi

Share
gambar semangkuk mi dan nasi
Risiko memakan nasi dan mi secara bersamaan
Share

MEDICGUARD.ID – Bagi sebagian orang Indonesia, makan mi instan tanpa nasi rasanya tidak lengkap. Kombinasi yang sering disebut “nasi mi” ini populer karena dianggap mengenyangkan. Namun, di balik kenikmatannya, para ahli gizi memperingatkan bahwa kebiasaan ini dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.

Bom Karbohidrat dan Lonjakan Gula Darah

Mi dan nasi adalah sumber karbohidrat kompleks yang sangat tinggi. Ketika dikonsumsi secara bersamaan, tubuh menerima asupan karbohidrat dalam jumlah yang jauh melebihi kebutuhan. Ini sama artinya dengan menggandakan asupan karbohidrat dalam satu porsi makan.

Asupan karbohidrat yang berlebihan ini akan dipecah menjadi glukosa, yang kemudian masuk ke aliran darah. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan lonjakan gula darah (hiperglikemia) yang sangat cepat dan signifikan.

Untuk mengatasi lonjakan ini, pankreas akan bekerja keras melepaskan hormon insulin. Insulin bertugas membawa glukosa dari darah ke sel-sel tubuh untuk diubah menjadi energi. Namun, jika lonjakan gula darah ini sering terjadi, sel-sel tubuh bisa menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Kondisi inilah yang dikenal sebagai resistensi insulin.

Pintu Gerbang Menuju Diabetes dan Obesitas

Jika tidak ditangani, resistensi insulin dapat berkembang menjadi diabetes tipe 2.

Selain itu, karbohidrat yang tidak segera digunakan oleh tubuh akan diubah menjadi lemak dan disimpan sebagai cadangan energi. Akumulasi lemak inilah yang pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan dan obesitas.

Kekurangan Gizi dan Masalah Pencernaan

Selain risiko penyakit metabolik, makan nasi dan mi secara bersamaan juga dapat menyebabkan kekurangan nutrisi. Makanan ini cenderung miskin serat, vitamin, dan mineral. Padahal, tubuh membutuhkan nutrisi seimbang dari berbagai sumber, seperti protein, serat, dan lemak sehat.

Bagaimana Solusinya?

Daripada mengombinasikan dua sumber karbohidrat, para ahli gizi menyarankan untuk memilih salah satu. Jika ingin makan mi, pastikan porsinya tidak berlebihan dan kombinasikan dengan sumber nutrisi lain, seperti:

  • Protein: Tambahkan telur, ayam, atau daging tanpa lemak.
  • Serat: Sertakan banyak sayuran hijau, seperti sawi, brokoli, atau wortel.
  • Lemak Sehat: Tambahkan potongan alpukat atau taburan biji-bijian.

Namun pilihan terbaik adalah dengan mengonsumsi makanan yang seimbang. Yakni makan satu porsi nasi dengan lauk pauk yang lengkap dan sayuran, atau semangkuk mi yang diperkaya dengan sayur dan protein. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Beberapa makanan sumber vitamin
Healthy LifeNutrisiWellness

5 Vitamin Penting untuk Jaga Kesehatan saat Musim Hujan

MEDICGUARD.ID – Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh penting dilakukan, terutama saat menghadapi...

Menu makanan sehat untuk cegah diabetes
NutrisiWellness

Pola Makan Sehat untuk Cegah Risiko Diabetes

MEDICGUARD.ID – Diabetes sering disebut sebagai ‘silent killer’ karena gejalanya yang tidak...

Buah-buahan yang baik untuk membantu pencernaan
NutrisiWellness

Sederet Buah-buahan Sehat yang Baik untuk Pencernaan

MEDICGUARD.ID – Buah-buahan terkenal memiliki beragam nutrisi dan vitamin yang baik untuk kesehatan...

Seseorang minum air putih saat bangun tidur
Nutrisi

5 Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Pagi Hari Sebelum Memulai Rutinitas

MEDICGUARD.ID – Selain sarapan, asupan minuman yang menyehatkan dan baik bagi tubuh juga...