MEDICGUARD.ID – Bawang putih () adalah salah satu bumbu dapur yang paling umum digunakan di seluruh dunia.
Lebih dari sekadar penambah rasa, bawang putih ternyata juga telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai ‘obat’ alami yang luar biasa.
Kandungan nutrisinya yang melimpah menjadikannya bahan makanan super dengan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.
Di antara beberapa manfaatnya adalah meningkatkan kekebalan tubuh, anti-inflamasi hingga menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Namun, perlu kiranya untuk mengetahui juga cara terbaik mengonsumsi bawang putih, agar bisa mendapatkan manfaatnya secara optimal.
Cara Mengonsumsi Bawang Putih
Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari bawang putih, disarankan untuk menghancurkan, mencincang, atau mengirisnya terlebih dahulu dan membiarkannya selama 5-10 menit sebelum dimasak.
Ini memungkinkan enzim alliinase untuk bekerja dan membentuk allicin secara maksimal.
Konsumsi bawang putih mentah sering dianggap paling efektif, meskipun rasa dan aromanya sangat kuat.
Jika tidak memungkinkan, tambahkan bawang putih di akhir proses memasak untuk meminimalkan hilangnya nutrisi.
Namun demikian, meskipun kaya manfaat bagi kesehatan, konsumsi bawang putih dalam jumlah sangat besar juga dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Di antaranya mulas, perut kembung atau diare pada beberapa orang.
Bawang putih juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.
Jadi akan lebih baik dan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, terutama bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan
Berkat kandungan nutrisinya, bawang putih menawarkan beragam manfaat kesehatan yang telah didukung oleh berbagai penelitian ilmiah:
1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Senyawa allicin dalam bawang putih telah terbukti memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur.
Konsumsi bawang putih secara teratur dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, membuat Anda lebih tahan terhadap pilek, flu, dan infeksi lainnya.
2. Menurunkan Tekanan Darah
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen bawang putih atau konsumsi bawang putih mentah dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Ini kemungkinan besar karena kemampuannya untuk melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan produksi oksida nitrat.
3. Menurunkan Kadar Kolesterol
Bawang putih dapat membantu menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol LDL (jahat) tanpa memengaruhi kadar kolesterol HDL (baik).
Ini berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik.
4. Melindungi Kesehatan Jantung
Selain menurunkan tekanan darah dan kolesterol, bawang putih juga dapat membantu mencegah pembentukan plak di arteri (aterosklerosis) dan mengurangi risiko pembekuan darah. Semua ini berkontribusi pada pengurangan risiko penyakit jantung dan stroke.
5. Sifat Anti-inflamasi
Senyawa belerang dalam bawang putih memiliki efek anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang merupakan akar dari banyak penyakit kronis.
6. Mencegah Pertumbuhan Kanker
Meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan, beberapa studi menunjukkan bahwa bawang putih memiliki sifat yang bisa mencegah kanker, terutama untuk kanker saluran pencernaan seperti kanker perut dan usus besar.
Ini dikaitkan dengan kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
7. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu mengurangi pengeroposan tulang, terutama pada wanita pascamenopause. Namun, studi pada manusia masih terbatas.
8. Detoksifikasi Logam Berat
Senyawa belerang dalam bawang putih telah terbukti dapat melindungi organ dari kerusakan akibat toksisitas logam berat, seperti timbal. (*)
Leave a comment