MEDICGUARD.ID – Potensi bunuh diri bisa dicegah dan diminimalisir dengan sejumlah langkah dan upaya.
Salah satu poin penting dalam upaya pencegahan bunuh diri yakni dengan rasa peduli terhadap orang-orang terdekat atau di sekitar kita.
Fenomena bunuh diri yang terbilang cukup tinggi memang perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah ataupun pemangku jabatan dan tenaga medis.
Perawat Jiwa dan Konselor Adiksi dari RSD Mangusada Kabupaten Badung, Bali, Ns. Dewa Gede Wisnu Wardana, S.Kep., M.Kep, membagikan kiat upaya pencegahan bunuh diri.
Menurutnya, langkah penting untuk pencegahan bunuh diri adalah peduli dan aware terhadap orang-orang terdekat.
Terutama, memahami kondisi dari orang-orang yang rentan dan berpotensi melakukan Upaya bunuh diri.
“Ketika kita melihat atau menemukan indikasi atau isyarat orang yang berpotensi itu (bunuh diri), yang pertama adalah berempati dulu dan melakukan pendekatan personal yang baik,” terangnya.
Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk pencegahan dan meminimalisir risiko bunuh diri, di antaranya :
1. Berempati.
2. Mencoba berbicara tapi jangan memaksa
3. Mendengarkan secara aktif, jangan memotong dan jangan menghakimi (judge)
4. Memberikan validasi perasaan (menerima perasaan lawan bicara) dan beri dukungan penuh secara mental
5. Berikan rasa tenang hingga lawan bicara merasa nyaman, baru kita bisa masuk pelan-pelan dan memberikan nasehat
“Dan paling penting juga komunikasi non verbal, yaitu ekpresi, intonasi dan bahasa tubuh kita. Tunjukkan benar-benar rasa empati yang menunjukkan bahwa kita mengerti kondisi yang dia alami dan rasakan,” paparnya. (*)
Leave a comment