MEDICGUARD.ID – Ambeien, atau wasir, seringkali dianggap sebagai masalah kesehatan orang dewasa. Namun, faktanya, kondisi pembengkakan pembuluh darah di area anus dan rektum ini juga banyak dikeluhkan oleh remaja dan anak-anak. Menurut Mayo Clinic, ambeien ditandai dengan munculnya benjolan di area tersebut, dan jika tidak ditangani, dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kehilangan darah dan infeksi.
Jenis dan Tingkat Keparahan Ambeien
Ambeien terbagi menjadi dua jenis berdasarkan posisinya: ambeien luar (eksternal) dan ambeien dalam (internal). Selain itu, tingkat keparahannya juga dikategorikan menjadi stadium 1, 2, 3, dan 4, yang menunjukkan seberapa parah kondisi pembengkakan tersebut.
Penyebab Utama Ambeien pada Usia Muda
Beberapa kebiasaan dan faktor genetik menjadi pemicu utama ambeien pada usia muda. Dilansir dari Vinmec International Hospital dan Momjunction, berikut adalah penyebab yang perlu diwaspadai:
- Pola Makan yang Salah: Kurangnya asupan serat dan air dapat menyebabkan sembelit, yang memicu ambeien. Makanan bergizi seimbang dengan serat tinggi sangat penting untuk kesehatan pencernaan.
- Faktor Genetik: Wasir bisa diwariskan dari orang tua. Pada beberapa kasus, gejalanya bahkan sudah terlihat pada minggu pertama setelah kelahiran, menyebabkan anak merasa tidak nyaman saat buang air besar atau menangis.
- Penyakit Radang Usus: Kondisi peradangan pada usus juga dapat menjadi faktor pemicu ambeien. Penanganan segera terhadap penyakit ini sangat penting untuk mencegah komplikasi.
- Kurang Gerak: Gaya hidup minim aktivitas fisik, sering duduk atau rebahan dalam waktu lama, dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah panggul, membuat remaja lebih rentan terkena ambeien.
- Mengejan Berlebihan saat Buang Air Besar: Sembelit atau susah buang air besar yang menyebabkan seseorang mengejan terlalu kuat dapat membengkakkan pembuluh darah di anus.
- Sering Menangis (pada Anak Kecil): Tangisan keras dapat mendorong darah ke area panggul dan meningkatkan tekanan di perut, menyebabkan stagnasi darah di daerah dubur dan meningkatkan risiko ambeien.
- Duduk di Permukaan Keras dalam Waktu Lama: Kebiasaan duduk di permukaan keras secara terus-menerus dapat menyebabkan penumpukan darah di area panggul, memicu wasir.
Gejala Ambeien pada Remaja dan Anak-anak
Beberapa ciri ambeien di usia muda yang perlu diperhatikan meliputi:
- Sensasi terbakar saat buang air besar.
- Adanya darah di tinja.
- Nyeri di dekat area anus akibat pembuluh darah yang membesar.
- Ketidaknyamanan saat duduk dalam waktu lama.
Penanganan Ambeien di Usia Muda
Penanganan ambeien harus disesuaikan dengan tingkat keparahannya, mulai dari perubahan gaya hidup hingga tindakan medis. Berikut adalah beberapa pilihan pengobatan:
- Atur Pola Makan: Perbanyak konsumsi sayuran segar, buah-buahan kaya serat, dan biji-bijian utuh seperti gandum untuk mencegah sembelit dan melancarkan pencernaan.
- Gunakan Celana Dalam yang Nyaman: Hindari celana dalam ketat dan pilih bahan yang menyerap keringat untuk mencegah iritasi.
- Obat-obatan: Dokter mungkin meresepkan salep topikal mengandung seng oksida atau petroleum jelly untuk meredakan gatal dan nyeri. Supositoria juga dapat digunakan untuk melumasi area anus. Untuk nyeri yang parah, obat pereda nyeri seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen dapat disarankan.
- Atur Kebiasaan Buang Air Besar: Latih kebiasaan buang air besar teratur setiap hari, hindari menghabiskan waktu terlalu lama di toilet, dan jangan pernah menahan keinginan untuk buang air besar.
- Kompres Dingin: Mengompres es atau waslap dingin pada wasir selama 10-15 menit, dua hingga tiga kali sehari, dapat membantu mengurangi rasa sakit, gatal, dan peradangan.
- Operasi: Jika pengobatan lain tidak efektif, operasi mungkin disarankan, terutama untuk ambeien eksternal yang besar atau ambeien trombosis (terdapat gumpalan darah) untuk menghilangkan rasa sakit.
Meskipun ambeien dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan, deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi berbahaya. Jika Anda atau anak Anda merasakan gejala ambeien, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. (*)
Leave a comment