Home Healthy Mind Kenali Dampak Bullying Bagi Kesehatan Mental Pelajar dan Remaja
Healthy MindMentalNews

Kenali Dampak Bullying Bagi Kesehatan Mental Pelajar dan Remaja

Bullying jadi ancaman serius yang dapat meninggalkan bekas luka permanen pada kesehatan psikis seseorang.

Share
Remaja yang menjadi korban bullying
Korban bullying
Share

MEDICGUARD.ID – Perundungan atau bullying bukan perkara sederhana dan tak bisa dipandang sebelah mata.

Dampak bullying bagi pelajar dan reamaja bisa menjadi fatal atau serius, terlebih bagi kesehatan mental.

Bullying kerap menimbulkan luka tak kasat mata, dan meninggalkan trauma mendalam hingga risiko depresi bagi korban.

Tidak jarang, sering kali gurauan antar teman atau di kalangan remaja dianggap sebagai hal yang lumrah.

Namun, ketika gurauan tersebut berubah menjadi tindakan agresif yang berulang, baik secara verbal, fisik, maupun siber, itu akan berubah menjadi bentuk bullying.

Bagi remaja, masa sekolah adalah periode krusial dalam pembentukan identitas.

Bullying bukan sekadar ‘ospek’ atau ujian mental, melainkan ancaman serius yang dapat meninggalkan bekas luka permanen pada kesehatan psikis seseorang.

Dampak Bullying 

1. Gangguan Kecemasan dan Depresi

Dampak yang paling sering ditemukan adalah munculnya gangguan kecemasan (anxiety) dan depresi.

Pelajar atau remaja yang menjadi korban bullying sering kali merasa tidak aman, bahkan saat berada di rumah.

  • Kecemasan Sosial: Merasa terus-menerus diawasi atau dihakimi oleh orang lain.

  • Gejala Depresi: Kehilangan minat pada hobi, perubahan pola tidur, hingga perasaan sedih yang mendalam dan berkepanjangan.

2. Penurunan Kepercayaan Diri (Self-Esteem)

Bullying sering kali menyerang karakteristik pribadi seseorang, seperti fisik, kecerdasan atau status sosial.

Serangan terus-menerus ini membuat korban mulai memercayai label negatif yang diberikan pelaku.

Akibatnya, mereka merasa tidak berharga, tidak kompeten, dan sulit untuk membangun relasi yang sehat di masa depan.

3. Penurunan Performa Akademik

Kesehatan mental yang terganggu berbanding lurus dengan kemampuan belajar.

Seorang pelajar yang mengalami bullying akan kesulitan berkonsentrasi karena otaknya berada dalam mode “bertahan hidup” (survival mode).

  • Bolos Sekolah: Menghindari sekolah menjadi strategi utama untuk menjauh dari pelaku.

  • Penurunan Nilai: Fokus yang terbagi antara pelajaran dan rasa takut membuat prestasi akademik merosot tajam.

4. Menyakiti Diri Sendiri (Self-Harm)

Dalam tingkat yang paling ekstrem, tekanan mental yang tidak tertahankan dapat memicu keinginan untuk menyakiti diri sendiri (self-harm) hingga pikiran untuk mengakhiri hidup.

Bullying menciptakan perasaan terisolasi, seolah-olah tidak ada jalan keluar atau bantuan yang tersedia.

5. Dampak Jangka Panjang (Adult Aftermath)

Penelitian menunjukkan bahwa dampak bullying tidak berhenti saat lulus sekolah.

Korban bullying berisiko lebih tinggi mengalami gangguan mental saat dewasa, memiliki kesulitan dalam mempercayai pasangan, hingga potensi menjadi pelaku bullying di lingkungan kerja (siklus kekerasan).

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk memutus rantai ini, diperlukan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan teman sebaya:

  • Membangun Ruang Aman: Sekolah harus memiliki sistem pelaporan yang anonim dan aman.

  • Edukasi Empati: Mengajarkan kecerdasan emosional sejak dini.

  • Dukungan Profesional: Jangan ragu untuk membawa korban ke psikolog atau konselor jika menunjukkan tanda-tanda trauma berat.

Penting diperhatikan, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Dengan memahami dampak buruk bullying, kita bisa lebih peka dan berhenti menormalisasi kekerasan dalam bentuk apa pun di lingkungan pendidikan.

*) Catatan Penting: Bullying bukan hanya masalah antara korban dan pelaku.

Lingkungan yang mendiamkan (bystanders) juga berperan dalam memperburuk kondisi kesehatan mental korban. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Seorang perempuan sedang bermeditasi di tengah sawah pada pagi hari
HeadlineHealthy MindMentalNews

Kesehatan Mental : Jenis Penyakit Mental dan Tips Pencegahannya

MEDICGUARD.ID – Menjaga kesehatan mental merupakan hal krusial yang perlu kita lakukan....

Narcissistic Personality Disorder (NPD)
Healthy MindMentalNews

Apa Bedanya Narsistik vs NPD?

MEDICGUARD.ID – Tidak semua orang yang bersikap narsistik mengalami Narcissistic Personality Disorder...

Remaja korban bullying di sekolah
HeadlineHealthy MindMentalNews

Apa yang Bisa Dilakukan pada Remaja Korban Bullying?

MEDICGUARD.ID – Perundungan atau bullying pada anak dan remaja tak bisa disepelekan...

Narcissistic Personality Disorder (NPD)
HeadlineHealthy MindMentalNews

Mengenali Ciri-ciri NPD di Tengah Ramainya Istilah Narsistik

MEDICGUARD.ID – Belakangan ini, istilah Narcissistic Personality Disorder atau NPD kerap muncul...