Home Healthy Mind Faktor Pemicu Depresi, Kurangi Risikonya Sejak Dini
Healthy MindMental

Faktor Pemicu Depresi, Kurangi Risikonya Sejak Dini

Depresi dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik, sehingga aktivitas sehari-hari jadi terganggu.

Share
Orang sedang bersedih dan mengalami depresi
ILUSTRASI - Depresi
Share

MEDICGUARD.ID – Depresi adalah gangguan suasana hati dimana seseorang merasakan tekanan, sedih dan kehilangan minat pada aktivitas yang biasanya disukai.

Kondisi ini, jika dibiarkan berlarut-larut tentu akan bisa berdampak dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Menurut American Psychiatric Association (APA), depresi dapat menyebabkan pengidapnya merasa sedih dan kehilangan minat pada banyak hal.

Depresi juga dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik, sehingga aktivitas sehari-hari jadi terganggu.

Penting sekali untuk mengelola stres dan menjaga kesehatan mental agar tak berlarut-larut dan berujung depresi mendalam.

Faktor Pemicu

Tak kalah penting juga untuk mengenali faktor pemicu depresi

Melansir dari beberapa sumber, penyebab depresi di antaranya:

  1. Kimia otak: Ketidakseimbangan neurotransmiter, termasuk serotonin dan dopamin, berkontribusi terhadap perkembangan depresi.
  2. Genetika: Jika Anda memiliki kerabat tingkat pertama (orang tua kandung atau saudara kandung) yang mengalami depresi, Anda memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar untuk mengalami kondisi ini dibandingkan dengan populasi pada umumnya. Namun, Anda dapat mengalami depresi tanpa riwayat keluarga.
  3. Peristiwa kehidupan yang membuat stres: Pengalaman sulit, seperti kematian orang yang dicintai, trauma, perceraian, isolasi, dan kurangnya dukungan, dapat memicu depresi.
  4. Kondisi medis: Nyeri kronis dan kondisi kronis seperti diabetes dapat menyebabkan depresi.
  5. Obat-obatan: Beberapa obat dapat menyebabkan depresi sebagai efek samping. Penggunaan zat, termasuk alkohol, juga dapat menyebabkan depresi atau memperburuknya.
    (Sumber: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9290-depression)

Kurangi Risiko Depresi

Anda tidak selalu dapat mencegah depresi, tetapi Anda dapat membantu mengurangi risiko Anda dengan:

  1. Mempertahankan rutinitas tidur yang sehat. Apabila Anda sudah mengalami kelelahan mental, tidak salah untuk istirahat sebentar.cukup istirahat (tidak terlalu lama atau tidak terlalu sedikit),
  2. Mengelola stres dengan mekanisme koping yang sehat. Ambil cuti, rasakan pengalaman baru, bertemu dengan orang-orang menyenangkan, bisa membuat pikiran Anda lebih segar.
  3. Mempraktikkan kegiatan perawatan diri secara teratur seperti olahraga, meditasi, dan yoga. Anda juga bisa melakukan hal-hal yang menyenangkan, aktivitas yang Anda sukai serta memperbanyak interaksi sosial. Makan dengan diet seimbang, hindari alkohol,  mengelola stres dengan relaksasi atau menjalankan hobi, dan habiskan waktu dengan orang yang perhatian dan peduli.

 

Jika Anda pernah mengalami depresi sebelumnya, Anda mungkin lebih mungkin mengalaminya lagi. Jika Anda mengalami gejala depresi, dapatkan bantuan sesegera mungkin. Tidak ada salahnya mencari bantuan profesional jika gejala awal depresi mulai muncul.

Tanpa pengobatan, depresi bisa terjadi:

  1. Menjadi lebih buruk.
  2. Meningkatkan kemungkinan Anda mengalami kondisi kesehatan lain, seperti demensia.
  3. Menyebabkan memburuknya kondisi kesehatan yang sudah ada, seperti diabetes atau nyeri kronis.
  4. Menyebabkan tindakan melukai diri sendiri atau kematian.

Jangan sepelekan masalah depresi anda jagalah kesehatan mental dengan perhatian dan peduli pada kesehatan mental diri, jangan pernah lelah untuk membantu dirimu. (*)

 

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Seorang perempuan sedang bermeditasi di tengah sawah pada pagi hari
HeadlineHealthy MindMentalNews

Kesehatan Mental : Jenis Penyakit Mental dan Tips Pencegahannya

MEDICGUARD.ID – Menjaga kesehatan mental merupakan hal krusial yang perlu kita lakukan....

Narcissistic Personality Disorder (NPD)
Healthy MindMentalNews

Apa Bedanya Narsistik vs NPD?

MEDICGUARD.ID – Tidak semua orang yang bersikap narsistik mengalami Narcissistic Personality Disorder...

Remaja korban bullying di sekolah
HeadlineHealthy MindMentalNews

Apa yang Bisa Dilakukan pada Remaja Korban Bullying?

MEDICGUARD.ID – Perundungan atau bullying pada anak dan remaja tak bisa disepelekan...

Narcissistic Personality Disorder (NPD)
HeadlineHealthy MindMentalNews

Mengenali Ciri-ciri NPD di Tengah Ramainya Istilah Narsistik

MEDICGUARD.ID – Belakangan ini, istilah Narcissistic Personality Disorder atau NPD kerap muncul...