MEDICGUARD.ID – Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di Medical News Today memberikan kabar baik bagi penderita atau mereka yang berisiko mengalami nyeri punggung bawah kronis. Penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan waktu dan intensitas berjalan kaki secara signifikan dapat menurunkan risiko nyeri punggung yang mengganggu. Nyeri punggung bawah kronis sendiri didefinisikan sebagai rasa sakit yang berlangsung terus-menerus selama setidaknya tiga bulan dan diperkirakan akan terus meningkat di seluruh dunia.
Pentingnya Aktivitas Fisik
Meskipun beberapa faktor risiko nyeri punggung, seperti usia dan genetik, tidak dapat diubah, banyak faktor lain yang bisa dimodifikasi. Salah satunya adalah gaya hidup sedentari atau kurang bergerak, yang selama ini diketahui berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan, termasuk nyeri punggung. Studi ini memperkuat gagasan bahwa aktivitas fisik, bahkan yang sederhana seperti berjalan kaki, memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan tulang belakang jangka panjang.
Hasil Studi yang Menjanjikan
Studi ini, yang dipimpin oleh Rayane Haddadj dan timnya, menganalisis data kesehatan dari lebih dari 11.000 orang dewasa. Hasilnya cukup mencengangkan: peserta yang berjalan kaki lebih dari 100 menit per hari memiliki risiko 23% lebih rendah untuk mengalami nyeri punggung bawah kronis dibandingkan dengan mereka yang berjalan kurang dari 78 menit setiap hari. Manfaat dari berjalan kaki ini bersifat dosis-bergantung, artinya semakin banyak Anda berjalan, semakin besar manfaatnya, meski efeknya cenderung stabil setelah mencapai sekitar 100 menit per hari.
Selain volume berjalan kaki, intensitas berjalan kaki juga menunjukkan hubungan dengan penurunan risiko nyeri, meskipun dampaknya tidak sebesar durasi berjalan kaki. Ini menunjukkan bahwa baik seberapa banyak maupun seberapa cepat Anda berjalan kaki memiliki peran dalam menjaga kesehatan punggung.
Pandangan Ahli
Para ahli, seperti Dr. Neel Anand, mengakui bahwa aktivitas fisik memang membantu meringankan nyeri punggung yang sudah ada. Namun, Dr. Anand juga memberikan catatan penting: meskipun berjalan kaki dapat membantu, ia tidak bisa sepenuhnya mencegah nyeri punggung karena kondisi ini seringkali merupakan gangguan degeneratif.
Meskipun demikian, studi ini tetap menyoroti betapa pentingnya aktivitas fisik teratur untuk kesehatan secara keseluruhan. Berjalan kaki adalah salah satu bentuk olahraga yang paling mudah diakses, berbiaya rendah, dan sederhana yang dapat dilakukan hampir semua orang. Ini adalah cara yang efektif dan praktis untuk mengurangi beban nyeri punggung bawah yang seringkali mengganggu kualitas hidup banyak orang. (*)
Leave a comment